Mendokumentasikan Formula dan Alur Data dengan Obsidian dan Hermes
Aug 18, 2026 00:00 · 569 words · 3 minute read #Obsidian #Hermes #Workflow

Mendokumentasikan Formula dan Alur Data dengan Obsidian dan Hermes

Saat magang di PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Kanwil IV, saya mengerjakan dashboard Excel dan workbook pendukung untuk memantau data operasional. Saya perlu menelusuri struktur file, hubungan antar-sheet, aturan input, dan alasan di balik setiap formula.

Saya memakai Obsidian untuk menyimpan dokumentasi tersebut dan Hermes Agent untuk membantu saya menemukannya kembali saat dibutuhkan.

Masalah dokumentasi

Satu pekerjaan dapat melibatkan banyak workbook, versi file, sumber input, dan aturan pemeriksaan. Jika konteks hanya tersimpan di chat atau ingatan, saya harus mengulang pencarian ketika ada pertanyaan baru.

Karena itu, saya mendokumentasikan:

  • struktur file dan sheet;
  • hubungan antar-workbook;
  • formula penting;
  • alur data;
  • panduan penggunaan;
  • catatan mismatch dan koreksinya.

Dokumentasi yang saya susun

Obsidian saya gunakan sebagai catatan kerja berbasis Markdown. Catatan berisi konteks workflow, data flow, formula, diagram hubungan sheet, dan panduan penggunaan dashboard.

Saya menyusun Hermes Vault dengan pendekatan PARA agar pekerjaan aktif, tanggung jawab yang terus berjalan, referensi, dan arsip tidak bercampur:

  • 00 Inbox/ untuk incoming notes, screenshots to review, sticky notes, dan temporary imports;
  • 01 Projects/ untuk project aktif, termasuk pekerjaan dashboard dan data operasional, materi presentasi, serta folder Portfolio Excel Data Analyst/Public Export untuk artefak publik yang menggunakan data dummy;
  • 02 Areas/ untuk tanggung jawab yang terus berjalan, yaitu area magang dan area Obsidian & Hermes;
  • 03 Resources/ untuk company data internal, diagrams, Knowledge Base, reading, dan reusable scripts;
  • 04 Archives/ untuk agent sessions, local tests, dan old data;
  • root vault untuk README - Vault.md, work-log.md, dan context.md sebagai peta, catatan kerja, dan handoff aktif.

Folder konfigurasi seperti .obsidian, .agents, .hermes, .mnemosyne, dan .Python tetap berada di root sebagai folder sistem. Folder tersebut bukan bagian dari artefak portofolio publik.

Struktur ini membantu saya memisahkan pekerjaan yang sedang dikerjakan dari referensi dan arsip, sehingga catatan formula, hubungan antarfile, serta keputusan dalam alur kerja dapat ditelusuri tanpa mencampurkan raw data perusahaan ke area publik.

Cara Hermes membantu

Hermes membantu saya:

  • mencari dokumentasi yang relevan;
  • membaca kembali alur data;
  • menjelaskan formula Excel;
  • merapikan catatan pekerjaan;
  • membuat atau memperbaiki diagram;
  • menghubungkan pekerjaan aktif dengan dokumentasi lama.

Obsidian menyimpan konteks. Hermes membantu saya mengaksesnya saat dibutuhkan.

Contoh penelusuran mismatch

Untuk kasus mismatch pembayaran klaim, saya mengikuti alur berikut:

  1. Mencari catatan workflow dan panduan mismatch.
  2. Memeriksa sheet dan sumber data yang disebut di catatan.
  3. Menjalankan pengecekan pada file yang sesuai.
  4. Membaca hasil dan mencari kemungkinan sumber selisih.
  5. Menyimpan temuan penting agar pemeriksaan berikutnya tidak dimulai dari halaman kosong.

Untuk pengecekan berulang, saya kadang memakai Hermes untuk menyusun draft script Python. Saya menentukan aturan mismatch, meninjau logika, menjalankannya, dan mencocokkan hasil dengan workbook sumber. Python saya gunakan sebagai alat bantu, bukan kompetensi utama yang saya klaim.

Hubungannya dengan pekerjaan magang

Workflow ini mendukung pekerjaan yang mencakup monitoring enam cabang, enam dashboard utama dengan lebih dari 15 sheet, monitoring outstanding untuk 14 unit kerja, serta pemeriksaan data klaim, outstanding, beban, premi, dan pipeline.

Obsidian dan Hermes tidak menggantikan analisis. Keputusan, pemeriksaan terhadap data sumber, dan penilaian hasil tetap saya lakukan sendiri.

Hasil dan keterbatasan

  • Formula dan alur data lebih mudah ditelusuri kembali.
  • Panduan penggunaan tersimpan dekat dengan dokumentasi teknis.
  • Temuan mismatch dapat dicatat bersama proses pemeriksaannya.
  • Artefak publik dibuat menggunakan data dummy atau screenshot yang menampilkan data dummy.
  • Bantuan AI tidak menjamin hasil benar; semua draft tetap perlu direview terhadap sumber kerja.

Tools yang digunakan

Saya menggunakan Obsidian, Hermes Agent, serta beberapa workflow pendukung seperti officecli, mnemosyne, grillwithdocs, humanizer-id, obsidian cli, oneshotagy, dan ponytail.

Hubungi Saya